Langsung ke konten utama

Featured Post

KUHP Baru Harapan Baru!

 Haloo semuanya.....  Salam Mahasiswa Kalian yang mahasiswa hukum tentu tidak asing lagi dengan informasi tentang adanya KUH Pidana yang lama, yaitu KUHP yang mulai berlaku pada 1 Januari 1918 dan terus dipakai hingga saat ini. Berlakunya KUHP itu karena berlandaskan kepada pasal II UUD 1945 yang berbunyi "Semua peraturan lama masih berlaku selama masih belum diganti oleh undang-undang baru". Akan tetapi, tidak semua peraturan yang ada didalam KUHP tersebut berlaku. Melainkan, sebagian peraturan yang tidak relevan dan bertentangan dengan UUD 1945 tidak diberlakukan bahkan dihapus keberadaannya.  Nah, Mulai Januari 2026 KUHP itu sudah tidak berlaku lagi dan akan digantikan oleh KUHP Nasional Baru. Hal itu berdasar kepada Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP yang telah diundangkan pada Januari 2023 dan akan berlaku efektif setelah 3 tahun sejak pengundangan. Lalu, pertanyaannya adalah " Apakah dengan diberlakukannya KUHP baru bisa memberikan tranformasi yang baik...

GALI POTENSI MAHASISWA BEM STIS DAFA BONDOWOSO ADAKAN PELATIHAN JURNALISTIK


Suasana ruang pelatihan sekolah jurnalistik yang diselenggarakan BEM STIS DAFA BONDOWOSO 2023

      Bondowoso,bemstiadafabondowosoblogspot.com- BEM STIS Darul Falah bekerja sama dengan Pengurus Cabang Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdhatul Ulama (PC LTNNU) Bondowoso menyelenggarakan Sekolah Jurnalistik pada Sabtu, 13 Mei 2023.


        Acara ini merupakan langkah awal dari gerakan Pesantren Literasi yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi mendatang. Target dari kegiatan ini adalah mahasiswa aktif dari lembaga perguruan tinggi yang berada di bawah naungan pesantren, dengan harapan dapat menghasilkan generasi yang mampu melanjutkan estafet di bidang jurnalistik.


   Ketua STIS Darul Falah, yang diwakili oleh Armawi, menyatakan bahwa momen ini sangat dinantikan oleh civitas akademika. "Ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan karena dihadiri langsung oleh para ahli," ujar Armawi.


      Di sisi lain, Ketua PC LTNNU Bondowoso, Andiono Putra, berharap Pesantren Literasi yang dikembangkan bersama seluruh pengurusnya dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak. "Pesantren Literasi dirancang untuk melahirkan generasi yang ahli di bidangnya," kata Andiono Putra.


      Beliau menambahkan bahwa seorang jurnalis atau penulis sejati tidak hanya lahir dari pelatihan seperti Sekolah Jurnalistik ini, melainkan setelah pelatihan berakhir dan melalui proses yang berkelanjutan. "Saya teringat ucapan salah satu sahabat saya yang menyatakan bahwa jurnalis atau penulis bukanlah produk dari pelatihan ini, melainkan hasil dari proses dan komitmen yang berlanjut," tutupnya.


      Acara ini diikuti oleh 15 peserta, baik pria maupun wanita, dengan berbagai jenjang semester.



Penulis : Nurmadani

Komentar

Postingan Populer