Langsung ke konten utama

Featured Post

KUHP Baru Harapan Baru!

 Haloo semuanya.....  Salam Mahasiswa Kalian yang mahasiswa hukum tentu tidak asing lagi dengan informasi tentang adanya KUH Pidana yang lama, yaitu KUHP yang mulai berlaku pada 1 Januari 1918 dan terus dipakai hingga saat ini. Berlakunya KUHP itu karena berlandaskan kepada pasal II UUD 1945 yang berbunyi "Semua peraturan lama masih berlaku selama masih belum diganti oleh undang-undang baru". Akan tetapi, tidak semua peraturan yang ada didalam KUHP tersebut berlaku. Melainkan, sebagian peraturan yang tidak relevan dan bertentangan dengan UUD 1945 tidak diberlakukan bahkan dihapus keberadaannya.  Nah, Mulai Januari 2026 KUHP itu sudah tidak berlaku lagi dan akan digantikan oleh KUHP Nasional Baru. Hal itu berdasar kepada Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP yang telah diundangkan pada Januari 2023 dan akan berlaku efektif setelah 3 tahun sejak pengundangan. Lalu, pertanyaannya adalah " Apakah dengan diberlakukannya KUHP baru bisa memberikan tranformasi yang baik...

Hari Sumpah Pemuda: Menggugah Semangat Persatuan dan Kebangkitan Bangsa


Ilustrasi penulis Wahid Hasbullah

Setiap tahun, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober. Perayaan ini memiliki makna yang dalam, menandai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan membangun identitas sebagai sebuah bangsa yang satu.

Sumpah Pemuda dilatarbelakangi oleh Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 27-28 Oktober 1928 di Jakarta. Kongres ini dihadiri oleh pemuda dari berbagai daerah di Indonesia, yang berasal dari berbagai suku, agama, dan latar belakang. Pada acara tersebut, para pemuda menyatakan tekadnya untuk bersatu demi perjuangan kemerdekaan dengan mengucapkan tiga poin penting:

1. Kami poetra dan poetri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

2. Kami poetra dan poetri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

3. Kami poetra dan poetri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.


Pernyataan ini menjadi simbol persatuan dan identitas nasional yang kuat di tengah keragaman budaya dan suku bangsa.


Makna dan Relevansi Hari Sumpah Pemuda

Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga momentum untuk merenungkan makna persatuan dalam keberagaman. Di tengah tantangan global dan isu-isu sosial yang sering memecah belah masyarakat, semangat yang terkandung dalam Sumpah Pemuda harus terus digelorakan.


1. Persatuan dalam Keberagaman: Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan suku. Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa meskipun berbeda, kita adalah satu kesatuan yang harus saling menghormati dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.


2. Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda:Peringatan ini juga menjadi ajakan untuk memberdayakan generasi muda agar lebih aktif dalam pembangunan bangsa. Melalui pendidikan dan keterlibatan dalam berbagai bidang, pemuda dapat menjadi agen perubahan yang positif.


3. Kesadaran Sejarh: Memahami sejarah Sumpah Pemuda penting agar generasi mendatang dapat menghargai perjuangan para pendahulu dan meneruskan semangat nasionalisme.


Hari Sumpah Pemuda mengajak kita untuk merenungkan kembali nilai-nilai persatuan dan semangat juang yang telah ditanamkan oleh para pemuda pada tahun 1928. Dalam era modern ini, penting bagi kita untuk terus menjaga dan memperkuat persatuan bangsa demi tercapainya cita-cita bersama. Dengan mengenang dan merayakan Sumpah Pemuda, kita mengingatkan diri kita akan tanggung jawab sebagai generasi penerus untuk membangun Indonesia yang lebih baik.



Penulis : Wahid Hasbullah (Mahasiswa aktif Sekolah Tinggi                        Ilmu Syari'ah Darul Falah Bondowoso) 

Editor   : Nurmadani

Komentar

Postingan Populer